Senin, 13 Januari 2020

Contest Mengetik






SEGMENTASI, TARGETING, DAN POSITIONING

Penjelasan tentang SEGMENTASI, TARGETING, POSITIONING.


SEGMENTASI

Segmentasi pasar adalah proses membagi-bagi pasar yang semula berperilaku heterogen menjadi beberapa kelompok pasar yang sekarang berperilaku seragam. Atau proses mengelompokkan bagian-bagian pasar yang berperilaku sama dari keseluruhan pasar yang beragam. Secara umum, tujuan segmentasi pasara adalah untuk memperoleh bagian pasar yang mempunyai karakter dan perilaku yang lebih seragam.
Pembagian segmentasi pasar secara umum, yaitu :
1.   
         1. Geografis (wilayah, pemukiman, perkotaan dsb)
Pasar dapat dibedakan menurut batas-batas wilayah atau daerah. Misalnya pasar daerah barat dan timur.
2.     
         2. Demografis (usia, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, pekerjaan dsb)
Pasar dapat dibedakan menurut perbedaan misalnya usia. Perilaku pasar kanak-kanak akan berbeda dengan pasar dewasa.
3.      3. Psikografis (sikap, motivasi, persepsi dsb)
Pasar dapat dibedakan menurut perbedaan misalnya sikap konsumen terhadap produk tertentu.
4.      Kebiasaan (membeli, mengkonsumsi dsb)
Pembagian segmentasi untuk pasar industrial, yaitu :
1.        Geopgrafis (wilayah, sentra industri dan perdagangan)
2.        Demografis (jenis industri, kapasitas atau luas produksi)
3.        Variabel operasional (tingkat teknologi, pola konsumen, kapabilitas dan kebutuhan pelanggan)
4.        Pendekatan pembelian (tingkat wewenang bagian pembeli, struktur wewenang, kebijakan pembelian dan kriteria pembelian)
5.        Faktor situasional (tingkat kepentingan, penggunaan, dan tingkat pemasaran)
6.        Karakteristik personal (kesamaan pembeli-penjual, sikap terhadap resiko dan tingkat loyalitas terhadap pemasokan)
Proses segmentasi pasar :
1.        Identifikasi bagian segmentasi pasar
2.        Mengumpulkan informasi pasar
3.        Mengembangkan komposisi profil segmen
4.        Penetapan konsekuensi pemasaran
5.        Estimasi masing-masing potensi segmen pasar
6.        Analisis peluang pasar
7.        Penetapan penguasaan pasar
Segmentasi pasar diperlukan karena :
1.        Perusahaan dapat lebih baik memahami perilaku segmen pasar. Program pemasaran dapat lebih di arahkan sesuai dengan perilaku dan kebutuhan masing-masing segmen pasar.
2.        Apabila pasar terlalu luas dan berperilaku sangat beragam, perusahaan dapat memilih satu atau beberapa segmen pasar saja. Sehingga kapasitas pasar dapat lebih sesuai dengan luas segmen-segmen pasar terbentuk.


TARGETING
Targeting adalah strategi mengalokasikan sumber daya perusahaan secara efektif.
Tiga kriteria dalam mengevaluasi dan menentukan segmen yang akan ditarget, yaitu:
1.        Memastikan bahwa segmen pasar yang dipilih cukup besar dan akan cukup menguntungkan bagi perusahaan.
2.        Strategi targeting itu harus didasarkan pada keunggulan kompetitif perusahaan yang bersangkutan. Keunggulan kompetitif merupakan cara untuk mengukur apakah perusahaan itu memiliki kekuatan untuk mendominasi segmen pasar yang dipilih.
3.        Segmen pasar yang dibidik itu harus didasarkan pada situasi persaingannya yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi daya tarik target segmen.
Ada tiga strategi umum dalam menyeleksi pasar sasaran, yaitu:
1.        Mass-Market Strategy ( Strategi Penetapan Sasaran yang Sama)
Pasar bisnis menggunakan dua cara untuk memasuki pasar yang sama. Pertama adalah tidak memperhatikan perbedaan setiap segmen yang ada serta mendesain produk tunggal, dan menetapkan program pemasaran yang akan melayani semua kelompok pasar atau disebut undifferentiated marketing. Strategi pemasaran massa ini memerlukan sumber daya dan kemampuan memproduksi yang besar serta kemampuan pemasaran untuk produk massa.
Pendekatan kedua dalam strategi pemasaran massa yaitu membagi produk dan program pemasaran untuk segmen yang berbeda-beda, atau disebut juga differentiated marketing.
2.        Niche-Market Strategy (Strategi Penatapan Ceruk Pasar)
Strategi ini dilakukan dengan menargetkan upaya pemasaran pada satu atau lebih segmen. Tujuan strategi ini adalah menghindari pesaing langsung yang berada di segmen yang lebih besar. Misal pendirian supermarket dengan skala kecil di wilayah perumahan penduduk/komplek.
3.        Concentrated Marketing/Growth-Market Strategy (Strategi Penetapan Sasaran yang Terkonsentrasi)
Strategi pertumbuhan pasar ini diterapkan oleh perusahaan kecil untuk menghindari konfrontasi langsung dengan perusahaan besar. Penerapan strategi ini membutuhkan departemen riset dan pengembangan yang handal dan kemampuan pemasaran untuk mengidentifikasi serta mengembangkan dan memperkenalkan keistimewaan produk baru kepada sasaran (target) pasar yang dituju.

Dalam menetapkan target market perusahaan (targeting) dapat mempertimbangkan pola-pola, dapat dijelaskan sebagai berikut :

1.        Diferensiasi segmen, bidang usaha yang membedakan segmen pasar sehingga perusahaan menyediakan kebutuhan produk berbeda untuk tiap segmen yang berbeda pula disesuaikan dengan kebutuhan tiap segmen dan memberikan berbagai varian dari produk yang ditawarkan.
2.        Undiferensiasi segmen, bidang usaha yang tidak membedakan segmen pasar.
3.        Consentrate marketing, spesifikasi usaha yang maksudnya adalah perusahaan berkonsentrasi melayani kebutuhan dalam kelompok tertentu karena tidak semua orang bisa menikmati produk yang tersedia.
4.        Market coverage strategy, merupakan strategi yang dilakukan dengan menggunakan sistem membership serta produk tidak dijual bebas (hanya di toko sendiri) sehingga dapat memudahkan konsumen dan produsen.


POSITIONING

Positioning adalah suatu tindakan atau langkah-langkah dari produsen untuk mendesain citra perusahaan dan penawaran nilai dimana konsumen didalam suatu segmen tertentu mengerti dan menghargai apa yang dilakukan suatu segmen tertentu, mengerti dan menghargai apa yang dilakukan suatu perusahaan, dibandingkan dengan pesaingnya.
Dan positioning adalah suatu strategi dalam kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk menciptakan perbedaan (differents), keuntungan (advantages), manfaat (benefit).
Yang menentukan positioning :

1.        Adalah kajian terhadap konsumen (cutomer). Disini positioning harus mendeskripsikan value bagi konsumen karena positioning mendeskripsikan value yang unggul. Selain itu positiong merupakan penentu penting bagi konsumen pada saat memutuskan untuk membeli.
2.        Didasarkan atas kajian pada kapabilitas perusahaan (company). Disini positioning harus mencerminkan kekuatan dan keunggulan kompetitif perusahaan. Seperti lokasi yang strategis.
3.        Didasarkan atas kajian pada pesaing (competitor). Disini positioning harus bersifat unik, sehingga dengan mudah dapat mendiferensiasikan diri dari para pesaing.
4.        Didasarkan atas kajian terhadap perubahan yang terjadi dalam lingkungan bisnis (change). Dikatakan bahwa positioning harus berkelanjutan dan selalu relevan dengan berbagai perubahan lingkungan bisnis.

Di bawah ini sebagai basis atau landasan penentuan positioning:

1.        Proposisi nilai dan manfaat yang dapat diberikan perusahaan
2.        Capaian yang telah dihasilkan perusahaan
3.        Segmen pasar dan pelanggan yang ditargetkan
4.        Atribut yang jadi keunggulan produk dan merk perusahaan
5.        Bisnis baru yang dimasuki
6.        Originalitas dan posisi sebagai perusahaan atau merk baru di pasar

Dalam mengkomunikasikan positionig sebuah produk perusahaan harus memperhatikan faktor-faktor di bawah ini:

1.        Be creative
 Be craetif maksudnya adalah bahwa perusahaan harus kreatif untuk mencuri
 perhatian konsumen atau target market.
2.        Simplicity
 Simplicity maksudnya adalah komunikasi yang disampaikan harus sesederhana dan
 sejelas mungkin
3.        Consistent yet flexible
 Consistent yet flexible maksudnya adalah perusahaan harus konsisten dan melihat
 kondisi.
4.        Own, dominate, protect
 Own, dominate, protect maksudnya adalah dalam komunikasi perusahaan harus
 memiliki satu atau beberapa kata ampuh di benak pelanggan
5.        User their language
User their language maksudnya adalah dalam mengkomunikasikan positioning  perusahaan harus menggunakan bahasa pelanggan

Senin, 16 September 2019

Soal Segmentasi Pasar

Nazwa Aulia

X - BDP

TUGAS LATIHAN SOAL MARKETING


1. Jelaskan Pengertian Segmentasi Pasar, dan sebutkan tujuan      dilakukannya segmentasi pasar oleh perusahaan

= Segmentasi pasar adalah strategi suatu perusahaan untuk mengenal minat dan kebutuhan konsumen di suatu market yang kemudian menciptakan produk baru (product diversification) yang sesuai dengan minat dan kebutuhan konsumen tersebut.

Tujuan utama market segmentation adalah untuk membuat proses pemasaran yang lebih terarah sehingga sumber daya perusahaan dapat digunakan secara efektif dan efisien.

 2. Dalam melakukan segmentasi pasar harus memenuhi kriteria sbb:    
a. Measurable     b. subtantial      c. Accesible     d. Diferentiable  
 Jelaskan dengan singkat dan jelas masing-masing kriteria tersebut

= a. Measurable (Terukur)
Segmen pasar harus diukur berdasarkan nilai atau volume penjualan (yaitu jumlah pelanggan dalam segmen ini). Riset pasar yang andal harus mampu mengidentifikasi ukuran segmen pasar hingga tingkat akurasi yang masuk akal, sehingga ahli strategi kemudian dapat memutuskan apakah, bagaimana, dan sejauh mana mereka harus memfokuskan upaya mereka pada pemasaran ke segmen ini.

b. Substantial (Substansial)
Sederhananya, tidak akan ada gunanya membuang anggaran pemasaran dalam pasar yang tidak cukup besar, atau memiliki daya beli negatif. Segmen pasar yang layak adalah dari kelompok yang homogen dengan karakteristik yang jelas seperti kelompok usia, latar belakang sosio-ekonomi dan persepsi merek. Hal yang “musiman” juga penting di sini. Tidak ada ahli segmentasi pasar yang akan merekomendasikan untuk fokus pada kelompok pelanggan yang tidak stabil yang kemungkinan akan bubar, satu atau dua tahun.

c. Accessible (Dapat diakses)
Ketika melakukan riset terhadap segmen pasar, penting untuk mempertimbangkan bagaimana audiens  dapat mengakses informasi tersebut. Lalu, Anda juga harus mengenal kekuatan dan kemampuan departemen pemasaran perusahaan Anda.  Mungkin ada segmen yang efektif menanggapi iklan outdoor lebih baik seperti baliho atau papan reklame. Namun ada pula segmen yang lebih suka menanggapi informasi melalui kampanye media sosial,  iklan televisi, atau sejumlah pendekatan lainnya.

d. Differentiable (Dapat dibedakan)
Segmen pasar yang ideal di sisi internal harus homogen, (semua pelanggan di dalam segmen memiliki preferensi dan karakteristik yang sama), namun secara eksternal adalah heterogen. Perbedaan antara segmen pasar harus didefinisikan dengan jelas sehingga kampanye  produk dan alat pemasaran dilaksanakan tidak tumpang tindih.

3.  Diantara penetapan segmentasi pasar ada yang berpedoman pada:   
a. Preferensi Pelanggan     
b. Sensitifitas harga    
Jelaskan dengan singkat dan jelas masing-masing segmentasi      tersebut berikan contohnya.

= a. Preferensi Pelanggan – Preferensi pelanggan seperti persepsi bahan makanan. Misalnya, merek saus salad dengan semua bahan alami untuk pelanggan yang tidak menyukai bahan yang terdengar seperti bahan kimia.

b. Sensitivitas harga – Di luar penghasilan, orang memiliki kepekaan harga yang berbeda dibandingkan dengan kategori produk. Misalnya, konsumen iphone yang membeli smartphone tersebut dengan harga yang kebanyakan orang bilang cukup mahal, namun tidak bagi para pecinta produk Apple yang tahu kelebihannya.

4. Jelaskan maksud pengelompokan segmentasi pasar berdasarkan     
a. Demografis     b. Geografis

= a. Geografi
Pada segmentasi ini, pasar dibagi ke dalam beberapa bagian geografi seperti negara, wilayah, kota, dan desa. Daerah geografi yang dipandang potensial dan menguntungkan akan menjadi target operasi perusahaan.

b. Demografi
Pada segmentasi ini pasar dibagi menjadi kelompok-kelompok dengan dasar pembagian usia, jenis kelamin, tingkat ekonomi, dan tingkat pendidikan.

5. Jelaskan hubungan Segmentasi Pasar dengan Analis Pasar.

= Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda.

Analisis pasar adalah suatu penganalisaan atau penyelenggaraan untuk mempelajari berbagai masalah pasar. Analisis pasar menyangkut lokasi pasar,luasanya pasar, sifat pasar dan karakteristik pasar.

Senin, 09 September 2019

SEGMENTASI PASAR 2

Pengertian Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah proses membagi calon konsumen potensial ke dalam kelompok, atau segmen, berdasarkan karakteristik yang berbeda. Segmentasi pasar dapat dimaksudkan sebagai pembagian pasar yang berbeda-beda (heterogen) menjadi kelompok-kelompok pasar yang homogen, di mana setiap kelompoknya bisa ditargetkan untuk memasarkan suatu produk sesuai dengan kebutuhan, keinginan, lokasi, ataupun karakteristik pembeli yang ada di pasar tersebut.

Tujuan Segmentasi Pasar

Tujuan segmentasi pasar adalah untuk menghasilkan volume penjualan lebih tinggi, dengan melakukan pengelompokan konsumen adalah hal terbaik untuk mengetahui kebutuhan mereka. Segmentasi pasar juga memungkinkan Anda untuk mengembangkan produk dengan biaya lebih rendah, karena Anda dapat langsung mengimprovisasi produk Anda sesuai dengan kelompok konsumen tertentu yang diinginkan. Hal ini sangat efektif daripada mencoba menyediakan banyak produk ke banyak kelompok.
Semakin sempit target audiens Anda, semakin sedikit saluran iklan dan promosi yang mungkin perlu Anda gunakan.  Anda mungkin bisa memasang iklan ditempat yang strategis, ditempat dengan audiens yang memiliki suatu kesamaan. Sebagai bagian dari bauran pemasaran, distribusi memainkan peran kunci dalam rencana penjualan Anda, dan segmentasi pasar memungkinkan Anda menggunakan saluran distribusi yang lebih sedikit jika audiens target Anda membeli dengan cara yang sama dan di lokasi serupa.

Kriteria Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar dipraktikkan oleh sebagian besar bisnis dalam suatu bentuk sebagai cara menyederhanakan strategi pemasaran mereka dengan membagi pasar berbasis luas ke dalam kelompok konsumen tertentu, dan merancang metode pemasaran yang akan menarik bagi setiap kelompok.
Penting bagi Anda untuk memfokuskan sumber daya pada segmen pasar yang ukuran, pertumbuhan, dan profitabilitasnya tinggi.  baik secara langsung maupun dalam jangka panjang. Berikut adalah  5 kriteria segmentasi pasar yang akan berguna ketika Anda melakukan strategi segmentasi pasar untuk bisnis Anda.

1. Measurable (Terukur)

Segmen pasar harus diukur berdasarkan nilai atau volume penjualan (yaitu jumlah pelanggan dalam segmen ini). Riset pasar yang andal harus mampu mengidentifikasi ukuran segmen pasar hingga tingkat akurasi yang masuk akal, sehingga ahli strategi kemudian dapat memutuskan apakah, bagaimana, dan sejauh mana mereka harus memfokuskan upaya mereka pada pemasaran ke segmen ini.

2. Substantial (Substansial)

Sederhananya, tidak akan ada gunanya membuang anggaran pemasaran dalam pasar yang tidak cukup besar, atau memiliki daya beli negatif. Segmen pasar yang layak adalah dari kelompok yang homogen dengan karakteristik yang jelas seperti kelompok usia, latar belakang sosio-ekonomi dan persepsi merek. Hal yang “musiman” juga penting di sini. Tidak ada ahli segmentasi pasar yang akan merekomendasikan untuk fokus pada kelompok pelanggan yang tidak stabil yang kemungkinan akan bubar, satu atau dua tahun.

3. Accessible (Dapat diakses)

Ketika melakukan riset terhadap segmen pasar, penting untuk mempertimbangkan bagaimana audiens  dapat mengakses informasi tersebut. Lalu, Anda juga harus mengenal kekuatan dan kemampuan departemen pemasaran perusahaan Anda.  Mungkin ada segmen yang efektif menanggapi iklan outdoor lebih baik seperti baliho atau papan reklame. Namun ada pula segmen yang lebih suka menanggapi informasi melalui kampanye media sosial,  iklan televisi, atau sejumlah pendekatan lainnya.

4. Differentiable (Dapat dibedakan)

Segmen pasar yang ideal di sisi internal harus homogen, (semua pelanggan di dalam segmen memiliki preferensi dan karakteristik yang sama), namun secara eksternal adalah heterogen. Perbedaan antara segmen pasar harus didefinisikan dengan jelas sehingga kampanye  produk dan alat pemasaran dilaksanakan tidak tumpang tindih.

5. Actionable (Dapat ditindaklanjuti)

Segmen pasar harus memiliki nilai praktis dan  harus menyediakan data pendukung untuk posisi pemasaran atau pendekatan penjualan. Hal ini harus menjadi hasil yang mudah diukur, ideal dalam kaitannya dengan pengukuran yang ada dari segmen pasar sebagaimana didefinisikan oleh riset dalam mengeahui segmen pasar.

Contoh Segmentasi Pasar

Segmen pasar digunakan untuk menyesuaikan produk, promosi, harga, lokasi, dan pengalaman pelanggan kepada konsumen. Berikut ini adalah contoh umum segmen pasar. Dalam segmen pasar terdiri dari pengelompokan pelanggan potensial yang memiliki kesamaan yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan pemasaran. Berikut ini adalah contoh umum segmen pasar yang biasakan untuk menentukan segmentasi pemasaran:
  • Kebutuhan pelanggan – Kebutuhan pelanggan adalah jenis segmen pasar yang paling umum. Sebagai contoh, beberapa pelanggan membutuhkan kopi tanpa kafein dan yang lain membutuhkan kopi biasa. Ini adalah suatu pilihan penting yang lain dalam sebuah produk selain harga, lokasi, dan promosi berdasarkan kebutuhan.
  • Preferensi Pelanggan – Preferensi pelanggan seperti persepsi bahan makanan. Misalnya, merek saus salad dengan semua bahan alami untuk pelanggan yang tidak menyukai bahan yang terdengar seperti bahan kimia.
  • Gaya hidup – Segmen gaya hidup seperti furnitur yang dirancang untuk memaksimalkan ruang kecil  di apartemen perkotaan yang besar
  • Budaya – Menargetkan budaya, superculture, atau subkultur. Misalnya, sebuah kafe dengan memorabilia olahraga yang menargetkan penggemar olahraga.
  • Jenis – Jenis pelanggan seperti konsumen biasa atau pebisnis.
  • Demografis – Demografi seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, kebangsaan, agama, dan etnis. Misalnya, produk asuransi untuk manula.
  • Pendapatan – Tingkat pendapatan seperti hotel keluarga yang dirancang untuk keluarga dengan anggaran terbatas.
  • Sensitivitas harga – Di luar penghasilan, orang memiliki kepekaan harga yang berbeda dibandingkan dengan kategori produk. Misalnya, konsumen iphone yang membeli smartphone tersebut dengan harga yang kebanyakan orang bilang cukup mahal, namun tidak bagi para pecinta produk Apple yang tahu kelebihannya.
  • Persepsi Risiko – Segmentasi pasar berdasarkan persepsi risiko dan toleransi mereka. Misalnya, produk keuangan untuk pelanggan yang ingin melindungi uang mereka dari inflasi tanpa mengambil risiko pasar apa pun.
  • Lokasi – Segmen berdasarkan geografi seperti rantai restoran yang mengkustomisasi menu untuk menyertakan makanan lokal dari setiap wilayah dan kota.
  • Kesetiaan pelanggan – Produk, harga, dan promosi yang menargetkan pelanggan Anda yang paling setia atau mungkin pelanggan Anda yang paling setia. Misalnya, merek fesyen yang merilis item tambahan terbatas yang dipromosikan ke pelanggan setia.
  • Penggemar – Segmen berdasarkan antusiasme pelanggan untuk kategori merek, teknologi, atau produk. Misalnya, satu set kereta mainan yang dirancang untuk pemula versus satu set yang dirancang untuk penggemar yang serius.
  • Kesiapan – Pelanggan yang ingin segera melompat dan membeli dibandingkan dengan yang sulit dijual. Misalnya, membuat promosi ditujukan untuk pengguna awal teknologi baru versus promosi untuk para Geek.
  • Pengetahuan – Segmen pasar yang tahu banyak tentang produk Anda versus mereka yang tidak tahu. Misalnya, pakaian pria yang dirancang, dan dipromosikan kepada individu yang tahu pakaian.
  • Konteks – Segmen berdasarkan situasi seperti kartu ucapan untuk liburan, acara, atau acara istimewa tertentu.
  • Jaringan Segmen berdasarkan jaringan distribusi. Misalnya, merek fesyen yang melihat pelanggan ritel sebagai segmen yang berbeda dari pelanggan toko daring.
   Ada lima konsep yang mendasari suatu strategi pemasaran, yaitu:
a.       Segmentasi pasar
b.      Penentuan posisi pasar (market positioning).
c.       Strategi memasuki pasar (market entry strategy).
d.      Strategi marketing mix.
e.       Jawaban a, b, c dan d benar.

2.  Segmentasi pasar merupakan dasar untuk mengetahui bahwa setiap pasar itu terdiri atas beberapa segmen yang berbeda-beda.  Dalam setiap segmen terdapat pembeli-pembeli yang mempunyai ....
a.       Kebutuhan (needs) yang berbeda-beda.
b.      Pola pembelian yang berbeda-beda.
c.       Tanggapan yang berbeda-beda terhadap berbagai macam penawaran.
      d.      Jawaban a dan b benar.
e.       Jawaban a, b dan c benar.

3.     Tidak ada satupun perusahaan yang dapat mencapai pasar dengan memuaskan ….
a.    Semua pembeli.
b.    Pemiliknya.
c.    Pemasoknya.
d.    Distributornya.
e.    Pemerintah daerahnya.

4.      Dasar-dasar yang dapat dipakai untuk segmentasi pasar adalah faktor….
a.       Demografi.
b.      Geografis.
c.       Sosiologis.
d.      Psikologis.
e.       Jawaban a, b, c dan d benar semua.

5.      Faktor demografis segmentasi pasar dapat berupa unsur….
a.    Umur.
b.    Jenis kelamin.
c.    Agama.
d.    Jawaban a dan b.
e.    Jawaban a, b, dan c benar.

6.      Ada syarat-syarat agar kegiatan segmentasi pasar kita efektif (berhasil), yaitu:
a.       Measurability.
b.      Accessibility.
c.       substantiality.
d.      Jawaban a dan c benar.
e.       Jawaban a, b dan c benar.

7.   Marion Harper mengatakan bahwa mengelola bisnis dengan baik adalah mengelola masa depan, dan mengelola masa depan adalah ....
a.    membuat rencana.
b.    belajar sungguh-sungguh.
c.    membeli saham.
d.    menuntut ilmu setinggi mungkin.
e.    mengelola informasi.
   
8.  Manajemen (pengelola) perusahaan/organisasi harus selalu mengembangkan dan memelihara sistim informasi serta  mempunyai keterampilan untuk melaksanakan ….
a.    riset pemasaran.
b.    penjualan.
c.    rencana kerja.
d.    pengamatan perusahaan dan pesaing.
e.    wawancara dengan pelanggan.

9.  Sepanjang sejarah perusahaan-perusahaan, manajemen telah mencurahkan sebagian besar perhatiannya untuk mengelola manusia, modal, material, dan mesin, tetapi melupakan unsur penting yang kelima yaitu ....
a.    pelanggan.
b.    pinjaman dari bank.
c.    informasi.
d.    pasar produknya,
e.    relasi bisnis.

10.  Perkembangan pemasaran dari usaha yang tadinya bersifat lokal ke regional/nasional bahkan internasional perlu didukung oleh ....
a.    modal yang besar.
b.    pegawai yang banyak.
c.    informasi yang akurat.
d.    penjualan yang tinggi.
e.    data masa lalu.

11.  Suatu perusahaan seharusnya mempunyai struktur yang berlanjut dan saling berkait dari orang, peralatan dan prosedur yang ditujukan untuk mengumpulkan, menyaring, menganalisis dan membagikan informasi yang spesifik, tepat waktu dan cermat untuk digunakan oleh manajemen pemasaran, dikenal sebagai....
a.    sistim informasi perusahaan.
b.    sistim manajemen usaha.
c.    manajemen informatika.
d.    teknologi informasi pasar.
e.    sistim informasi pemasaran.

12.  Riset pemasaran adalah salah satu dari empat komponen ....
a.    sistim informasi perusahaan.
b.    sistim manajemen usaha.
c.    manajemen informatika.
d.    teknologi informasi pasar.
e.    sistim informasi pemasaran.

13.  Untuk mengantisipasi perkembangan persaingan yang semula dititik beratkan pada harga ke persaingan bukan harga, maka sangat diperlukan ....
a.    teman bisnis.
b.    pedagang besar yang handal.
c.    pengecer yang cekatan.
d.    penelitian yang canggih.
e.    informasi yang benar.

14.  Perkembangan orientasi (arah) usaha perusahaan/organisasi yang semula dari kebutuhan pembeli menjadi keinginan pembeli, sangat membutuhkan ....
a.    modal yang besar.
b.    pegawai yang banyak.
c.    informasi yang akurat.
d.    penjualan yang tinggi.
e.    data masa lalu.

15.  Disain, pengumpulan, analisis dan pelaporan yang sistematis atas data dan segala penemuan yang relevan dengan situasi pemasaran tertentu yang dihadapi perusahaan, disebut sebagai....
a.    sistem intelijen pemasaran.
b.    riset pemasaran.
c.    sistem pemasaran analisis.
d.    sistem pelaporan internal.
e.    jawaban a, b, c dan d benar semua.

16.  Ruang lingkup riset pemasaran meliputi....
a.    penentuan karakteristik pasar.
b.    pengukuran potensi pasar.
c.    analisis pangsa pasar.
d.    analisis penjualan.
e.    semua jawaban benar.

17.  Perusahaan yang menghimpun informasi tentang konsumen dan perdagangan secara periodik untuk kemudian menjualnya kepada kliennya, dikenal sebagai perusahaan ....
a.    sindikat jasa riset.
b.    riset pemasaran menurut pesanan.
c.    riset pemasaran khusus.
d.    sindikat riset khusus.
e.    jasa riset khusus.

18.  Riset pemasaran dimaksudkan untuk memahami ... dengan lebih baik.
a.    calon pelanggan.
b.    usaha-usaha pesaing.
c.    masalah pemasaran.
d.    pemasaran barang/jasa.
e.    penjualan.

19.  Persyaratan riset/penelitian adalah....
a.    sistimatis.
b.    berencana.
c.    mengikuti konsep ilmiah.
d.    jawaban a dan c benar.
e.    jawaban a, b dan c benar.

20.  Langkah pertama dalam riset pemasaran yang efektif (berhasil) adalah ....
a.    mengembangkan sumber informasi.
b.    mengumpulkan informasi.
c.    menganalisis informasi.
d.    menyajikan penemuan.
e.    menetapkan masalah dan tujuan riset.

21.  Sistimatika yang menjadi syarat riset bertujuan untuk ....
a.    efektifitas kegiatan.
b.    efisiensi kegiatan.
c.    survai awal.
d.    merumuskan masalah.
e.    melakukan studi kepustakaan.

22.  Data primer diperoleh dengan cara....
a.    mengeksplorasi perpustakaan.
b.    membaca majalah.
c.    mewawancarai sumber informasi.
d.    membaca buku-buku.
e.    mengumpulkan data pemerintah.

23.  Informasi yang sudah tersedia/telah dikumpulkan dengan tujuan lain, dapat kita gunakan sebagai ...
a.    data primer.
b.    data sekunder.
c.    data tersier.
d.    data serba guna.
e.    semua jawaban benar.

24.  Pendekatan riset dapat berupa ....
a.    observasi/pengamatan.
b.    survai
c.    eksperimen.
d.    kelompok utama.
e.    semua jawaban benar.

25.  Perangkat riset dapat berupa ....
a.    kuesioner/daftar pertanyaan.
b.    peralatan mekanis.
c.    survai.
d.    jawaban a dan b benar.
e.    jawaban a, b dan c benar.

26.  Contoh sumber data sekunder yang berasal dari dalam perusahaan yaitu ....
a.    laporan Rugi-Laba perusahaan.
b.    Neraca. keuangan.
c.    Data penjualan.
d.    jawaban a dan b benar.
e.    jawaban a, b dan c benar.

27.  Ada beberapa macam metode pokok dalam menghimpun data primer, yaitu ….
a.    observasi.
b.    kelompok fokus.
c.    survai.
d.    eksperimen.
e.    jawaban a, b, c dan d benar semua.



28.  Melihat secara mendalam mengenai persepsi konsumen, sikap konsumen, dan kepuasannya, yang merupakan aspek penting dalam mendefinisikan masalah yang harus diteliti secara formal.

a.    observasi.
b.    kelompok fokus.
c.    survai.
d.    eksperimen.
e.    jawaban a, b, c dan d benar semua.

29.  Metode yang cocok untuk riset yang bersifat penyelidikan adalah ….
a.    observasi.
b.    kelompok fokus.
c.    survai.
d.    eksperimen.
e.    jawaban a, b, c, dan d benar semua.

30.  Jika kita ingin mengetahui apa yang dimakan dan diminum oleh para peserta diklat (siswa) SMK Negeri 43, kita dapat mengetahui jawabannya dari ....
a.    pemilik kantin.
b.    sampahnya.
c.    peserta diklatnya sendiri.
d.    jawaban a dan c benar.
e.    jawaban a, b dan c benar.


ESSAY :

1. Jelaskan Pengertian Pasar

2. Sebutkan dan jelaskan funsi pasar

3. Apa yang dimaksud Analisa Pasar

4. Sebutkan langkah langkah melakukan analisa Pasar

5. Jelaskan pengertian Segmentasi Pasar