Apa itu analisis SWOT? Analisis SWOT adalah analisis yang sangat penting dilakukan oleh para pelaku UKM sebelum mereka memulai usahanya.
Adapun alasannya ialah analisis SWOT sendiir bisa dikatakan sebagai bentuk perencanaan dari strategi bisnis dan diambil berdasarkan 4 bagian utamanya, yaitu SWOT : Strength artinya kekuatan, Weakness artinya kelemahan, Opportunity artinya kesempatan, dan terakhir Threat artinya ancaman.
Nah, dari keempat sisi tersebut itulah Anda bisa memprediksi bisnis apa yang cocok dan tepat untuk dibuka dengan cara memperhatikan market yang kini sedang berkembang.
Lalu, apa perbedaan arti antara Strength, Weakness, Opportunity, dan Threatdi atas? Simak penjelasannya di bawah ini beserta contohnya:
1. Strength (Kekuatan)
Sesuai judulnya, strength ialah sebuah unsur yang kerap menjadi kekuatan, biasa disebut sebagai value bagi bisnis online maupun perusahaan. Seperti misalnya, Anda dapat mengetahui keunggulan perusahaan dilihat dari kualitas hasil, teknologi, lokasi yang strategis, maupun unsur kekuatan yang lainnya dengan lebih menekankan keunggulan bisnis dan perusahaan.
Adapun contoh penerapannya ialah membuat usaha online tas dan sepatu impor, dimana usaha ini adalah solusi efektif di tengah-tengah kesibukan aktivitas kota besar bagi orang-orang yang tak sempat untuk berbelanja barang import dari luar negeri.
2. Weakness (Kelemahan)
Di samping melihat sisi kekuatan, Anda juga harus sadar dan paham tentang kelemahan yang dimiliki oleh bisnis maupun perusahaan Anda. Hal tersebut bertujuan untuk dapat meminimalisir sesuatu atau keadaan yang nantinya menjadi masalah bagi perusahaan.
Dengan mengetahui kelemahan bisnis maka perusahaan juga dapat dijadikan perbandingan dengan kompetitor yang menggeluti bisnis yang serupa.
Contoh penerapannya ialah terbatasnya kemampuan menyediakan barang atau produk ready stock kerap kali harus menunggu terlebih dahulu untuk bisa memperoleh barang pesanan.
3. Opportunity (Peluang)
Poin ini juga sangat penting, Anda harus mengetahui peluang apa saja yang dapat diambil untuk dapat menghasilkan profit atau keuntungan bagi bisnis maupun perusahaan.
Misalnya permintaan market yang selalu ada, didukung dengan tren dan perkembangan fashion yang semakin berkembang bisa menjadi peluang bisnis terbaik di bidang fashion. Adapun metode promosi paling tepat untuk online shop Anda ialah dengan memanfaatkan media sosial.
4. Threats (Ancaman)
Unsur yang satu ini harus didiskusikan terkait dengan masalah yang mungkin menjadi ancaman untuk bisnis Anda. Penting untuk dapat menentukan apakah bisnis dan perusahaan Anda dapat bertahan dalam jangka panjang, caranya dengan mengetahui apa saja ancaman kecil sampai ancaman besar yang bisa menghambat perkembangan usaha Anda.
Adapun contoh penerapannya ialah dengan banyaknya penjual online yang menjajakan produk serupa mulai bermunculan, terkadang mereka menawarkan harga jauh lebih terjangkau. Selain itu harga barang yang dijual oleh supplier terkadang tidak bisa diprediksi alias berubah-ubah.
Beberapa Contoh Analisa SWOT dalam Online Shop
A .STRENGHT (KEKUATAN)
1) Bermacam-macam produk yang di tawarkan
2) Produk yang di tawarkan berkualitas
3) Harga kompetitif
4) Ketersediaan barang dijamin
5) Kepuasan pelanggan terjamin
6) Memiliki Website sendiri
7) Menggunakan media Sosial
8) Beraffiliasai dengan beberapa Market Place
B . WEAKNESS (KELEMAHAN)
1) Banyak mayarakat yang belum tahu tentang bisnis online ini
2) Rentan terhadap kecurangan e-commerce seperti hacker
3) Banyak masyarakat yang belum mempunyai akun paypal
4) Banyak pesaing di luar sana yang lebih bagus lagi
C . OPPORTUNITIES (PELUANG)
1).Memberikan keuntungan yang cukup besar.
2). Prospek atau peluangnya cukup besar untuk dikembangkan
3). Permintaan pasar dijaman yang modern ini semakin meningkat
D .THREATH (ANCAMAN)
1). Banyak jenis usaha yang sama sebagai pesaing.
2). Persaingan dalam pemasaran yang semakin ketat.
3). Dalam era global seperti sekarang ini persaingan tidak hanya ada pada lingkup dalam negeri tapi seluruh dunia adalah pesaing kita.
Para pengguna internet, selalu mencari berbagai informasi melalu internet dan hampir informasi apa saja yang mereka butuhkan pasti tersedia. Oleh sebab itu, strategi pemasaran online dengan menyediakan Content Marketingdinilai paling efektif, karena selain bisa menjual produk tapi kita bisa menyampaikan beragam informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan dari konten yang kita sajikan.
Konten tersebut bisa berupa artikel atau teks, video, gambar atau bahkan hasil riset tertentu.Informasi yang disediakan harus memiliki keterikatan atau relevan dengan usaha bisnis yang dimiliki oleh pelaku usaha.
Sebagai contoh toko online yang menjual peralatan kecantikan kemudian memberikan informasi tentang tips agar tampil cantik. Selain itu, konten harus dibuat semenarik mungkin agar mampu menarik minat lebih banyak pelanggan.
2. Mobile Marketing
Ini adalah salah satu strategi pemasaran online yang sedang tren saat ini.Mobile Marketing bisa dikatakan sebagai strategi pemasaran yang menyasar pada konsumen yang menggunakan perangkat mobile seperti tablet, smartphone dll.
Oleh sebab itu, para pelaku usaha mau tidak mau harus mendesain ulang tampilan website mereka sehingga ramah atau user friendly ketika website tersebut diakses melalui perangkat mobile.Berdasarkan survey atau penelitian, sekitar 30-40% konsumen memesan atau membeli produk secara online melalui ponsel atau smartphone mereka.
Hal ini tentunya didukung oleh kehadiran berbagai marketplacesehingga para pelanggan bisa lebih mudah untuk berbelanja dari smartphone mereka.
3. Continuous Marketing
Untuk menjalankan strategi pemasaran online atau strategi marketing online ini, Facebook serta Twitter adalah pilihan yang tepat termasuk juga Instagram. Continuous Marketing atau pemasaran berkelanjutan menekankan pada aktifitas promosi di jejaring media sosial.
Akan menjadi lebih baik lagi jika para pelaku bisnis melakukan analisa data seperti mengerti demografi feedback pelanggan, termasuk opini mereka untuk tetap berinovasi dan menemukan konsep produk bisnis yang sesuai dengan apa yang pasar inginkan.
4. Integrated Digital Marketing
Ini adalah salah satu strategi pemasaran online yang powerful. Kenapa? Sebab disini, semua komponen sumber daya digital digunakan secara maksimal. Artinya, semua cara untuk memperkuat efektivitas strategi pemasaran online dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Seperti contoh, membuat blog atau website, melakukan kampanye brand atau iklan, menggunakan media sosial dan yang lainnya untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Tentu dibutuhkan orang-orang yang mengetahui seluk beluk dunia digital termasuk juga dunia marketing.
5. Visual Marketing
Ada yang mengatakan bahwa gambar berbicara jauh lebih banyak dari pada text panjang lebar. Ada juga yang bilang 1 gambar mewakili 1000 kata. Itulah kekuatan visual marketing. Pemasaran ini mengedepankan bagaimana caranya untuk menciptakan objek visual yang bisa mewakili produk yang pelaku bisnis tawarkan kepada konsumen.
Visual marketing tidak hanya di dunia nyata tetapi juga bisa di dunia maya seperti Instagram, Pinterest, bahkan YouTube. Tentu, dibutuhkan banyak pihak untuk bekerjasama untuk bisa menyediakan gambar visual yang sangat tajam dan mengundang konsumen.
6. Personalized Marketing
Strategi pemasaran jenis ini lebih mengedepankan konsumen secara personal. Oleh sebab itu, disebut juga sebagai one to one marketing. Strategi marketing ini menganggap bahwa setiap konsumen itu unik.
Oleh sebab itu, setiap konsumen diperlakukan secara berbeda. Untuk bisnis e-commerce, maka strategi marketing ini sangat tepat. Toko online dengan sistem e-commerce bisa menampilkan produk-produk yang disediakan bisa berbeda-beda tergantung dari masing-masing user dari mulai perbedaan lokasi, hobi, minat, umur, gender dan lain-lain.
Dengan cara ini, pastinya konsumen akan lebih tertarget. Tapi, dibutuhkan software khusus agar sistem pemasaran ini berjalan sesuai rencana.
Teknik-Teknik Marketing Online
1. Tentukan Proposisi Nilai Unik Anda (UVP)
UVP merupakan nilai unik dari sebuah barang atau jasa yang mampu menerik konsumen untuk membeli produk atau menggunakan jasa tersebut.
Langkah pertama dalam memasarkan bisnis secara efektif adalah memahami kemampuan dan kelebihan yang dimiliki bisnis kamu di dalam suatu industri. Tak bisa dipungkiri lagi bahwa persaingan akan menjadi sangat berat di lapangan, maka luangkan waktu untuk menguraikan apa yang membedakan bisnis kamu dari para pesaing.
Miliki informasi sebanyak mungkin mengenai industri kamu, mulai dari membaca majalah perdagangan yang relevan, dan pertimbangkan untuk berpartisipasi dalam acara industri.
Hal ini juga akan membantu kamu dalam mengidentifikasi pesaing kamu. Perhatikan baik-baik apa yang mereka lakukan dan bagaimana mereka menampilkan diri mereka kepada calon pelanggan. Setelah itu, cobalah untuk menentukan siapa target pelanggan kamu dan apa yang mereka inginkan. Hal ini akan membantu kamu menentukan UVP bisnismu.
2. Maksimalkan Eksistensi Online
Berbekal pemahaman yang jelas tentang bisnis dan industri kamu, kini saatnya memasarkannya kepada calon pelanggan. Meskipun ada banyak saluran pemasaran yang perlu dipertimbangkan, biasanya yang paling efisien dan hemat biaya adalah melalui pemasaran online.
Luangkan waktu untuk menganalisa kehadiran online kamu. Tempat yang paling mudah untuk memulainya diawal adalah melalui situs web bisnis kamu. Pastikan kamu menampilkan tampilan situs yang konsisten dan pastikan situs dapat diakses dengan mudah, dan juga berisi informasi-informasi yang biasanya dicari oleh pelanggan.
Selain itu, mudahkan pelanggan kamu untuk mendaftar ke email list atau subscribe untuk memungkinkan kamu membangun database pelanggan. Database ini akan memberikan kesempatan untuk menghubungi mereka secara teratur mengenai update produk, berita menarik atau diskon yang bisa kamu berikan kemudian hari.
Di luar situs web kamu sendiri, pastikan untuk membangun keberadaan online dengan meluangkan waktu mengelola media sosial yang ada. Semakin mudah pelanggan menemukan kamu secara online, semakin besar pula kemungkinan penjualan akan meningkat.
3. Bangun Berkomunikasi
Saluran media sosial adalah cara pemasaran dengan berbiaya rendah namun dapat secara efektif membangun kesadaran merk serta hubungan dengan target pelanggan. Pilih media yang sesuai dengan target pelanggan seperti Facebook, Instagramdan LinkedIn melayani tujuan yang sangat berbeda.
Jadilah pintar dalam menentukan pilihan dan pikirkan jenis konten yang akan kamu bagikan. Menggunakan platform yang spesifik untuk bisnis merupakan strategi pemasaran online yang memudahkan pelanggan untuk menemukan dan berinteraksi dengan bisnis kamu secara online.
Ada beberapa Tips Strategi Marketing Online ala Millenial
1. Pilih Nama Merk atau Brand yang Mudah
Yang dimaksud dengan mudah disini adalah mudah untuk diucapkan dan juga mudah untuk diingat. Semakin mudah nama brand diucapkan maka semakin mudah juga diingat, dengan begitu orang akan merasa terus membicarakan produkmu.
Jika diperhatikan, saat ini banyak sekali brand yang dimiliki oleh para Millenial memiliki nama yang aneh dan nyeleneh, hal ini bertujuan agar mudah diingat dan menjadi perbincangan di masyarakat.
2. Sajikan Foto Produk yang Menarik
Strategi marketing online tidak bisa terlepas dari penampilan visual, oleh karena itu menyajikan foto atau video produk dalam bentuk paling menarik menjadi kewajiban. Membuat sebuah foto yang menarik mata, sehingga tanpa adanya tulisan apapun, foto yang kamu ciptakan seakan mampu berbicara sendiri dari refleksi gambar yang ditampilkan.
Beri perhatian lebih pada hal ini, karena foto merupakan sebuah aset penting di era digital saat ini, apalagi jika bisnis kamu bergelut di dunia online.
3. Buat Akun Media Sosial dan Website
Media sosial dan Website merupakan ujung tombak strategi pemasaran online. Mengapa?
Karena apabila kamu tidak bisa menghadirkan keduanya, maka rasanya akan sulit untuk menunjukkan eksistensi bisnismu secara maya. Sesuaikan media sosial dengan target pasarmu, misalnya jika kamu memiliki target pasar berusia 20-35 tahun, maka Instagram dapat menjadi pilihan yang tepat, atau jika kebanyakan target pasar kamu memiliki demografi diluar kota maka Facebook menjadi salah satu pilihan juga.
4. Berikan Promosi Spesial
Hal ini mungkin terkesan biasa, tapi tahukah kamu bahwa memberikan diskon adalah salah satu strategi marketing online yang paling diminati oleh pelanggan?
Dengan memberikan diskon akan memungkinkan kamu menarik konsumen baru ataupun pelanggan untuk kembali membeli dengan kamu. Berikan diskon yang menarik dan sering, namun tetap lakukan perhitungan bagi bisnis.
Jangan sampai kamu merugi karena terlalu sering memberikan discount . Dari semua metode pemasaran ini, pastinya kamu sudah memiliki gambaran metode mana yang pas yang bisa kamu terapkan untuk bisnis kamu.
Jika kamu tidak menguasai semuanya, memang dibutuhkan kerjasama antara mereka yang ahli di bidang IT atau teknologi serta marketing strategist dan bahkan orang yang bisa menganalisa. Untuk dapat bekerja sama dengan orang-orang yang memang sudah ahli dibidangnya, maka kamu membutuhkan modal usaha yang lebih banyak lagi.
Facebook Ads adalah media beriklan yang ditujukan kepada pengguna Facebook sebagai audiens nya. Penempatan iklan biasanya berada pada beranda atau sidebar. Terdapat beberapa macam iklan yang disediakan oleh Facebook Ads. Jika dilihat dari bentuknya terdapat iklan video dan iklan gambar. Facebook Ads juga memiliki beberapa kategori iklan yang dilihat dari tujuannya misalnya, Impression, Traffic, Lead dan lain sebagainya.
Selain karena jumlah pengguna aktifnya yang berlimpah dan terus meningkat dari tahun ke tahun, Facebook Ads juga memiliki berbagai kelebihan sebagai platform iklan yang andal untuk bisnis Anda. Apa saja kelebihan Facebook Ads? Berikut penjelasannya:
Kelebihan Facebook Ads
Setelah mengetahui pengertian Facebook Ads, berikut ini beberapa alasan mengapa Anda harus beriklan di Facebook.
1. Pengguna Aktif
Pengguna Facebook tidak hanya banyak, tetapi juga aktif. Facebook adalah media sosial paling aktif kedua di Indonesia setelah YouTube. Orang Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 3 jam 23 menit perhari di media sosial buatan Mark Zuckerberg ini.
2. Demografi Beragam
Selain memiliki pengguna berlimpah yang aktif, demografi pengguna Facebook juga beragam. Berdasarkan laporan We Are social 2018, 56 persen pengguna Facebook adalah laki-laki dan 44 persen sisanya adalah perempuan.
Dilihat dari kelompok usia, Facebook juga menawarkan target audience bermacam-macam. Seperti yang bisa Anda lihat pada grafik di bawah ini, Facebook memiliki sebaran pengguna dari kelompok usia aktif dari remaja hingga dewasa.
3. Target Spesifik
Dari sekian banyaknya pengguna aktif dengan demografi yang beragam, Anda bisa menentukan target iklan Anda sespesifik mungkin. Anda bisa mempersempit target iklan berdasarkan lokasi, usia, hingga minat dan hobi.
4. Jangkauan Organik Facebook Tidak Cukup
Mungkin Anda sudah memiliki fanpage bisnis di Facebook dengan jumlah follower ribuan atau bahkan puluhan ribu. Sayangnya, kini Facebook menerapkan sistem timeline non linear yang seringkali menyebabkan follower Anda terlambat atau bahkan tidak melihat promo dan yang Anda posting di fanpage. Solusinya? Anda bisa memanfaatkan Facebook Ads. Facebook Ads tidak hanya memungkinkan untuk menjangkau follower Anda, tetapi juga mendapatkan follower baru.
5. Remarketing
Sama dengan Google Ads, Facebook Ads juga menawarkan fitur remarketing. Dengan adanya fitur ini, target audience Anda tidak hanya melihat iklan Anda di Facebook, tetapi juga di website dan aplikasi yang bekerja sama dengan Facebook. Dengan begitu, Anda bisa mempertahankan buying intent target audience Anda melalui iklan yang tersebar di Facebook, website dan aplikasi yang bekerjasama dengan Facebook.
6. Efektif untuk Berbagai Tujuan Marketing
Facebook Ads menyediakan berbagai pilihan tujuan marketing, dari mendapatkan trafik, mengumpulkan leads, download aplikasi, hingga melakukan pembelian. Anda dapat memilih salah satu dari pilihan tujuan marketing yang paling sesuai dengan bisnis Anda. Lebih lengkapnya akan sekaligus saya bahas di poin langkah-langkah membuat Facebook Ads di bawah.
7. Biaya Facebook Ads yang Murah
Dibandingkan dengan channel iklan lainnya, Facebook Ads bisa dibilang memiliki biaya iklan yang murah. Dengan Rp 10.000,- Anda sudah bisa menyewa iklan di Facebook Ads. Tidak hanya itu, Facebook Ads juga memiliki fitur pengoptimalan anggaran iklan yang memaksimalkan jangkauan iklan namun dengan biaya yang terjangkau. Jika Anda sudah mahir memilih audiens iklan Anda, Facebook akan memberikan harga iklan yang sangat murah.
Jenis Facebook Ads
Ada berbagai jenis Facebook ads yang bisa Anda gunakan. Dengan mengetahuinya, Anda bisa menilai model manakah yang paling tepat untuk mendongkrak bisnis Anda.
Berikut jenis Facebook ads dan ulasannya.
1. Facebook Photo Ad
Yang pertama, ada Facebook Photo Ad. Jenis Facebook ads ini merupakan yang termudah. Sebab, Anda hanya perlu memberikan foto, tombol CTA, dan juga link.
Facebook photo ad cocok digunakan untuk promosi produk. Karena, perhatian orang-orang akan langsung tersedot pada gambar.
Oleh karena itu, gunakanlah foto yang powerful, memiliki resolusi bagus, serta menyampaikan pesan dengan tepat. Selain itu, pastikan ukuran yang digunakan sudah tepat.
Facebook Photo Ad
Ukuran (px)
Beranda
1080×1350
Kolom Kanan
1200×1200
Artikel Instan
1200×1200
Marketplace
1200×1200
Stories
1080×1920
2. Facebook Video Ad
Ingin membuat iklan Anda tidak membosankan? Facebook video ad bisa menjadi solusinya.
Dengan format video, iklan Anda dapat mencapai beberapa tujuan. Untuk memamerkan produk dan layanan, menarik perhatian dengan cepat, serta mengarahkan calon pelanggan ke action tertentu.
Berapa lamakah durasi yang disediakan untuk Facebook video ad? Simak tabel berikut.
Facebook Video Ad
Durasi Maksimal (menit)
Facebook Feed
240
Marketplace
240
Beranda Messenger
240
3. Slideshow
Jika Anda ingin mengiklankan berbagai produk atau layanan dalam sekali postingan, slideshow adalah cara yang tepat. Anda bisa mengombinasikan gambar, video, teks, hingga suara sehingga informasi yang tersampaikan lebih maksimal.
Facebook memberikan Anda kesempatan membuat slideshow ad dengan jumlah 3 sampai 10 gambar. Selain itu, Anda juga bisa memberikan efek sendiri pada gambar, lho!
4. Carousel
Berikutnya, ada carousel. Sekilas, mungkin jenis Facebook ads ini agak mirip dengan slideshow. Namun, sebenarnya ada perbedaan yang cukup besar. Mari lihat contoh carousel ad berikut ini.
Pada slideshow, satu per satu gambar akan muncul secara bergantian pada satu tampilan. Sedangkan carousel mampu langsung menampilkan deretan gambar dalam satu tampilan.
Menariknya lagi, Anda bisa menyematkan tombol CTA pada setiap gambar. Itu artinya, kesempatan untuk mendapatkan konversi dari berbagai promosi produk akan semakin lebar. Menarik, bukan?
5. Instant Experience
Berbeda dengan jenis Facebook ads sebelum-sebelumnya, instant experience dibuat untuk mengoptimalkan promosi pada seluler. Dengan instant experience, audiens akan mendapatkan iklan yang lebih interaktif.
Cara kerjanya mirip dengan iklan pada stories Instagram. Audiens bisa melakukan swipe, menggeser gambar, menonton video, dan banyak lagi. Apalagi dengan tampilan iklan yang full-screen, tentunya promosi menjadi lebih menarik.
6. Koleksi
Koleksi adalah jenis Facebook ads yang masih berhubungan dengan instant experience. Sebab, biasanya koleksi tampil bersama instant experience. Koleksi bisa tampil secara full-screen pada seluler. Audiens akan menemukan katalog produk bersamaan dengan foto ataupun video yang Anda tampilkan. Tentunya, ini memudahkan audiens dalam mempelajari penawaran Anda. Selain itu, konversi pun jadi lebih cepat dilakukan.
Mengoptimalkan facebook untuk Bisnis Online
1. Gunakan Facebook Fanspage Bukan Facebook Personal
Langkah awal untuk menjalankan strategi pemasaran bisnis mengunakan facebook adalah mengetahui karakteristik facebook itu sendiri. Didalam facebook terdapat facebook personal dan fanspage. Untuk pemasaran via Facebook, gunakanlah fanspage bukan Facebook personal.
Mengapa facebook fanspage? Hal ini dikarenakan facebook personal terbatas hanya bisa menampung 5000 friends, lain halnya dengan facebook fanspage, fanspage bisa menampungfriends dalam bentuk like tidak terbatas, sehingga tidak aneh ada akun merek atau public figure difanspage yang memiliki jumlah like mencapai ratusan ribu bahkan jutaan.
2. Gunakanlah Fitur Penjadwal Status Otomatis
Gunakan fitur yang disediakan Facebook, fitur ini adalah fitur penjadwal status secara otomatis. Kita bisa gunakan fitur update status terjadwal ini untuk memudahkan update status di Facebook saat kita sibuk. Fitur ini adalah fitur penjadwal otomatis yang berfungsi untuk memudahkan proses update status.
3. Buatlah Perencanaan Konten Facebook
Tips yang penting untuk memaksimalkan facebook marketing adalah dengan membuat perencanaan konten. Konten yang terencana membantu pemasar atau pebisnis untuk menentukan arah strategi konten pemasaran yang akan dilakukan melalui Facebook. Beberapa contoh perencanaan konten tersebut bisa berisi kapan status akan dipublish serta isi statusnya.
Berikut ini beberapa status yang bisa dibuat untuk Facebook marketing, misalnya status updateyang bermanfaat : Berisi tips, link artikel, kutipan, gambar yang menarik dan berbagai artikel bermanfaat. Kemudian status berisi produk-produk yang dijual ataupun status update tentang produk atau promo terbaru.
4. Gunakan Facebook Ads (Iklan Facebook)
Kita bisa menggunakan fitur facebook Ads dengan harga terjangkau untuk meningkatkan jumlahlikes dari fanspage kita. facebook Ads ini sangat berguna untuk mengiklankan produk kita ke target market yang tersegmen misal wanita/pria, usia tertentu, area tertentu, dll.
5. Lakukan Percakapan
Aktiflah membangun percakapan dengan fans kita, percakapan penting untuk membangun relasi dengan calon konsumen. Jika ada pertanyaan, responlah maksimal 1×12 jam.
6. Lakukan Pengukuran Efektivitas (Measurement)
Hal yang tidak boleh dilupakan adalah perlunya melakukan pengukuran secara rutin, fitur pengukuran (measurement) ini dapat ditemukan di bagian kanan atas (view insight) dari tampilanfanspage kita. Pengukuran ini sangat penting untuk evaluasi, serta berperan untuk mengukur sejauh mana efektivitas strategi pemasaran yang sudah kita lakukan melalui facebook.
7. Fokuslah Untuk Memperbesar Like
Fokuslah untuk memperbesar like. Jumlah like adalah jumlah calon konsumen kita. Semakin besar jumlah like kita maka semakin besar calon pembeli kita. Buatlah target jumlah like yang ingin kita peroleh, kemudian jangan lupa lakukan monitoring, pastikan target yang kita buat dapat tercapai.
8. Mulailah Untuk Jualan dengan Facebook
Untuk jualan, kita bisa menggunakan banner fanspage, status gambar. Pastikan jika ada promosi produk, gambar atau posternya harus jelas dan juga yang tidak boleh dilupakan adalah adanya info kontak informasi yang bisa dihubungi oleh calon pembeli.
9. Lakukan Facebook Marketing dengan Konsisten
Hal yang penting dalam strategi pemasaran melalui social media facebook ini adalah kita harus konsisten untuk update status. Berdasarkan riset mashable serta pengalaman kami menghandle klien, jumlah efektif update status adalah 4-6 status per hari.
Permasalahan yang kerap dialami oleh pebisnis pemula adalah seringnya tidak konsisten saat menjalani strategi facebook marketing. Salah satu solusi yang bisa dilakukan agar kita konsisten menjalankan facebook marketing adalah perlunya rekrutmen orang khusus atau tim yang nantinya akan bertanggung jawab menangani facebook kita.